• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Selasa, 16 Desember, 2025
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
Home Berita

Warga Wawonii Terpuruk Usai PT GKP Hentikan Operasi, Ekonomi Pulau Lumpuh

Redaksi by Redaksi
07.11.2025
in Berita, Daerah

Konawe Kepulauan – Keputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak Peninjauan Kembali (PK) PT Gema Kreasi Perdana (GKP) menjadi pukulan berat bagi masyarakat Pulau Wawonii. Putusan itu membuat seluruh aktivitas tambang berhenti total, meninggalkan duka dan ketidakpastian bagi ratusan warga yang menggantungkan hidup dari sektor tambang.

Sejak kabar penolakan PK disampaikan Wakil Ketua DPRD Konkep, Sahidin, suasana di wilayah tambang mendadak muram. Aktivitas ekonomi terhenti, lapangan kerja lenyap, dan roda kehidupan masyarakat melambat tajam.
Lebih dari 500 karyawan lokal kini terdampak langsung, belum termasuk keluarga mereka yang selama ini hidup dari hasil pertambangan.

Ratusan pelaku usaha kecil di sekitar lingkar tambang pun ikut terpukul akibat gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran yang tidak terhindarkan. Kondisi ini seakan memutar balik kemajuan yang telah dirasakan warga Wawonii dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA

Terduga pelaku yang pura-pura lupa uang usai Top Up GoPay senilai Rp700 Ribu di salah satu konter di Kendari yang kini kabur.

Pura-pura Lupa Uang, Pelaku Top Up GoPay Rp700 Ribu di Kendari Kabur Tinggalkan Ponsel

15.12.2025
DPW Sultra salurkan bantuan untuk korban banjir di tiga provinsi terdampak melalui TNI AU. Foto: Dok Ist/kendarinesia

Bantu Korban Banjir Aceh hingga Sumbar, DWP Sultra Salurkan Bantuan

14.12.2025

“Saya sangat kecewa dan terpukul atas putusan ini. Lapangan pekerjaan hilang, semangat masyarakat menurun, dan banyak keluarga kami di sini kini hidup dalam kesulitan. Kami berharap wakil rakyat dan pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi ini,” ungkap Sulvan, Tokoh Pemuda Desa Roko-Roko Raya.

Bagi warga seperti Ma Anawia, ibu rumah tangga dari Desa Sukarela Jaya, kehilangan pekerjaan berarti kehilangan harapan hidup. Ia menilai, kehadiran tambang selama ini telah membuka peluang ekonomi yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.

“Mereka yang berteriak-teriak meminta PT GKP keluar harus berpikir juga, kami yang bisa hidup jauh lebih layak dari sana. Rasanya sangat menyakitkan melihat perjuangan masyarakat tidak mendapat hasil. Kami mohon agar ada jalan keluar agar bisa membantu kami bangkit dari keadaan sulit ini,” ujarnya.

Dampak lain juga dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar lingkar tambang. Jamadu, pemilik rumah kos dan warung makan di Desa Dompo-Dompo Jaya, kini nyaris tak punya pelanggan.
“Dulu tempat saya selalu ramai oleh para pekerja. Kini semuanya mendadak sepi,” keluhnya.

Ia menegaskan bahwa warga yang merasakan langsung manfaat kehadiran perusahaan justru tidak pernah dilibatkan dalam keputusan besar yang menyangkut nasib mereka.

“Kita ini hidup di pulau. Buka mata atas kemajuan beberapa tahun terakhir di sini. Apakah kalian bisa menjamin kehidupan kita membaik setelah ini? Jangan mengatasnamakan rakyat Wawonii kalau kami yang hidupnya membaik karena hadirnya perusahaan tidak pernah diajak bicara,” tegasnya.

Kini, masyarakat Wawonii hanya berharap wakil rakyat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat turun tangan. Mereka tidak ingin konflik atau perdebatan hukum, mereka hanya ingin kesempatan untuk bertahan dan hidup layak di tanah kelahiran sendiri.

BERITA TERKAIT

Mobil yang digunakan pelaku tabrak lari lansia di Konsel. Foto: dok ist/kendarinesia
Daerah

Pelaku Tabrak Lari Lansia di Konsel Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi

12.12.2025
Pelaku pencurian yang terekam CCTV saat melakukan aksi kejahatan. Foto: dok ist/kendarinesia
Berita

2 HP Digondol Maling di Rumah Makan Kendari, Aksinya Terekam CCTV

10.12.2025
Bantuan solidaritas Pemprov Sultra untuk korban bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh diserahkan dalam rapat koordinasi di Kendari. Foto: dok.ist/kendarinesia
Berita

Pemprov Sultra Salurkan Rp 1,5 M untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut, Sumbar, dan Aceh

10.12.2025
Next Post

Siswi SMA di Kendari Jadi Influencer Situs Judi Online, Dibayar Rp600 Ribu per Unggahan

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In