Konawe – Warga Desa Tirowonua, Kecamatan Routa, Konawe, digegerkan aksi kekerasan dalam rumah tangga yang diduga dilakukan seorang pria bernama Rudi pada Jumat (05/12) sekira pukul 09.40 Wita. Ia menyerang istri dan anaknya sendiri menggunakan parang hingga keduanya mengalami luka berat.
Saksi bernama HN mengatakan kejadian bermula saat ia mendengar teriakan minta tolong dari RM, istri pelaku. Saat naik ke rumah, ia melihat Rudi berdiri di dapur sambil memegang parang. Pelaku disebut mencoba menebas leher RM, tetapi korban menahan serangan itu.
HN sempat berusaha mencari kayu untuk melumpuhkan pelaku. Namun sebelum ia kembali, Rudi sudah berlari keluar sambil mengayunkan parang dan mengenai kepala anaknya, SL. Usai menyerang istri dan anaknya, Rudi melarikan diri ke arah hutan Lamese, tak jauh dari lokasi kejadian.
Warga langsung mengevakuasi kedua korban ke Puskesmas Routa sebelum dirujuk ke RS PT Vale, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Keduanya mengalami luka serius di leher dan kepala. Aparat Polsek Routa ikut mengawal proses rujukan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, membenarkan kejadian ini. Ia menyebut tim gabungan tengah memburu pelaku yang diketahui merupakan suami RM meski pernikahan keduanya tidak tercatat di KUA.
“Pelaku sudah kami identifikasi dan saat ini masih dalam pengejaran di sekitar hutan Lamese. Kami akan tindak tegas pelaku KDRT ini,” ujar Taufik dalam keterangan resminya.
Hingga kini, polisi bersama warga terus menyisir kawasan hutan untuk menangkap Rudi.
Penulis: dil/knd







