Kendari – Puluhan pedagang di Blok Anduonohu akhirnya bisa bernapas lega. Setelah muncul kekhawatiran soal proyek pelebaran Jalan Kedondong, pihak pengelola pasar memastikan 42 pedagang di area tersebut tidak akan terdampak. Kepastian itu ditegaskan Kepala Unit Pasar Anduonohu, Hasnun, usai terbitnya surat pernyataan dan kesepakatan antara pedagang dan pihak pasar.
Hasnun mengatakan seluruh lapak berada di zona aman dan tidak bersinggungan dengan proyek pelebaran jalan. Para pedagang juga diminta tetap menjaga batas jualan agar tidak melewati garis drainase yang telah disepakati.
“Kesepakatannya jelas, pedagang di Blok M tetap berjualan seperti biasa. Tidak ada pembongkaran,” ujar Hasnun saat ditemui, pada Jumat (05/12).
Ia menambahkan, perpanjangan izin pedagang tetap akan diberlakukan dengan mekanisme yang sama seperti sebelumnya, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir ada perubahan mendadak.
Dari sisi pedagang, kuasa hukum mereka dari Firma Hukum Jumadil & Co mengapresiasi keputusan tersebut. Menurut Jumadil, kejelasan ini membuat pedagang merasa aman dan bisa kembali fokus berjualan.
“Alhamdulillah, posisi pedagang di Blok M tidak digusur. Proyek jalan tetap jalan, pedagang juga tetap bisa berjualan,” kata Jumadil.
Ia menyebut sebelumnya telah berkomunikasi dengan Sekda Kendari Amir Hasan, yang memberikan kepastian bahwa Blok M tetap dipertahankan.
Jumadil berharap kedua pihak sama-sama menaati batas yang sudah disepakati agar tidak ada persoalan baru di kemudian hari.
Penulis: dil.knd







