Bitung – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas.
Hal itu diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul) yang digelar di Sekretariat KALEB Community, sebagai langkah awal rangkaian pelatihan vokasional inklusif di Kota Bitung.
Acara ini dihadiri calon peserta bersama orang tua atau wali, tutor profesional, serta perwakilan berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB). Program PADU 2025 dirancang sebagai solusi atas kekhawatiran SLB mengenai masa transisi lulusan setelah pendidikan formal.
Selama ini, banyak lulusan menghadapi keterbatasan keterampilan praktis dan minimnya peluang menuju dunia kerja atau aktivitas ekonomi produktif. Lewat PADU, Pertamina menghadirkan jembatan transisi yang lebih terarah dengan pelatihan keterampilan relevan serta ekosistem pendampingan yang mendukung kemandirian lulusan.
Tahun ini, PADU membuka lima kelas keterampilan yaitu Membatik, Produksi Kriya, Barista, Menjahit, dan Dasar Komputer. Masing-masing kelas difasilitasi lima tutor profesional yang tidak hanya mengajar, tetapi juga berpeluang memberikan akses magang dan kesempatan kerja bagi peserta. Relawan lokal turut terlibat untuk memastikan proses belajar berjalan inklusif dan adaptif.
Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menegaskan bahwa PADU merupakan komitmen jangka panjang Pertamina dalam memperluas akses pendidikan inklusif.
“PADU bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah ekosistem belajar yang membuka kesempatan setara bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan mereka memiliki ruang untuk berkembang dan mampu berdiri mandiri dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri lokal,” ujarnya melalui keterangan resminya, pada Sabtu (6/12).
Kegiatan juga diisi dengan pemaparan alur pembelajaran, peran tutor, teknis koordinasi antar pihak, serta sesi tanya jawab terkait persiapan kelas dan fasilitas pembelajaran.
Sementara, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menambahkan bahwa PADU sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4, SDG 8, dan SDG 10.
“Melalui PADU, kami ingin membuka peluang ekonomi yang lebih setara sekaligus memastikan keberlanjutan inisiatif inklusi ini,” tutupnya.







