• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Jumat, 24 April, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
Home Berita

Kronologi Penembakan di Tambang Ilegal Bombana: Berawal dari Cekcok

Redaksi Kendarinesia by Redaksi Kendarinesia
09.01.2026
in Berita, Hukum
Ilustrasai penembakan warga oleh Anggota Brimob di Tambang Bombana. Foto: Grafis AI/kendarinesia

Ilustrasai penembakan warga oleh Anggota Brimob di Tambang Bombana. Foto: Grafis AI/kendarinesia

Bombana – Insiden berdarah terjadi di lokasi tambang batu ilegal Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra). Empat oknum anggota kepolisian kini telah diamankan setelah terlibat penembakan yang melukai seorang warga.

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/1) sekitar pukul 11.00 Wita.

Peristiwa nahas ini bermula saat empat personel yang diketahui berasal dari Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri mendatangi lokasi tambang. Kedatangan mereka bertujuan untuk memberikan peringatan kepada warga agar menghentikan aktivitas penambangan batu ilegal di wilayah tersebut.

BACA JUGA

Massa Soroti 6 Jaksa Kejati Sultra Lamban Tangani Korupsi Jembatan Cirauci yang Seret Bupati Bombana

23.04.2026

Buka Tahun 2026, KPR Silika Jalankan Program PPM Infrastruktur dan Sistem Air Bersih di Bombana

10.04.2026

Namun, situasi di lapangan dengan cepat memanas. Terjadi adu mulut yang hebat antara para personel Brimob dengan masyarakat di lokasi kejadian hingga kondisi menjadi tidak terkendali.

Ketegangan tersebut memuncak saat oknum polisi mengeluarkan tembakan. Akibatnya, seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian kaki kiri.

“Akibatnya (cekcok dengan warga) terjadi tembakan,” ungkap Iptu Abdul Hakim dalam keterangan resminya, pada Kamis (8/1).

Berdasarkan video yang beredar, insiden ini memicu kemarahan massa. Warga yang berada di lokasi sempat menahan oknum polisi penembak tersebut, bahkan dilaporkan terjadi aksi pengeroyokan oleh massa yang emosi melihat rekannya terluka.

Pasca-kejadian, personel kepolisian langsung turun untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi para oknum yang terlibat. Keempat anggota Resimen II Korps Brimob tersebut langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Pihak Polres Bombana menegaskan bahwa kasus ini kini telah diambil alih oleh Polda Sultra untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.

“Untuk proses penyelidikan kasus ini akan dilaksanakan secara objektif dan transparan, penanganannya diambil alih Polda Sultra,” pungkas Hakim.

BERITA TERKAIT

Berita

Massa Soroti 6 Jaksa Kejati Sultra Lamban Tangani Korupsi Jembatan Cirauci yang Seret Bupati Bombana

23.04.2026
Berita

Buka Tahun 2026, KPR Silika Jalankan Program PPM Infrastruktur dan Sistem Air Bersih di Bombana

10.04.2026
Berita

Heboh Siswa SMP di Kolaka Nekat Terobos Arus Sungai untuk ke Sekolah

04.04.2026
Next Post
Saninuh Kasim resmi menakhodai Pimpinan Wilayah GP Ansor Sultra untuk masa khidmat 2025-2029. Foto: Dok istimewa/kendarinesia

Pimpin GP Ansor Sultra, Saninuh Kasim Siap Dorong SDM dan Ekonomi Pemuda

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In