Kolaka – Seorang remaja bernama Feldi (17) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), nyaris tewas usai diterkam buaya saat memasang jaring ikan di sungai. Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan setelah sang ayah melakukan aksi heroik melawan predator tersebut, pada Senin (9/2).
Insiden mencekam ini terjadi di aliran sungai Kelurahan Watubangga, Kecamatan Watubangga, sekitar pukul 16.00 WITA. Wakapolsek Watubangga, Ipda Mirwan Pasalli, mengonfirmasi bahwa korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif akibat luka gigitan serius di bagian dada, paha, lutut, hingga punggung.
Peristiwa bermula saat Feldi bersama ayahnya, Ramli (54), sedang membentangkan jaring pukat di sungai dengan kedalaman sekitar dua meter. Saat asyik beraktivitas, korban tiba-tiba berteriak histeris meminta pertolongan. Ramli yang berada tak jauh dari lokasi terkejut melihat putranya sedang diseret buaya ke dalam air.
Tanpa pikir panjang, Ramli langsung menghampiri dan nekat memegang ekor buaya tersebut. Ia menarik ekor sang predator sekuat tenaga hingga gigitan pada tubuh anaknya terlepas. Aksi nekat ini membuahkan hasil, Feldi berhasil ditarik ke daratan dalam kondisi luka-luka.
Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Watubangga sebelum akhirnya dirujuk ke RS SMS Berjaya karena kondisi luka yang cukup parah. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di wilayah yang menjadi habitat buaya.







