• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Kamis, 7 Mei, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
Home Berita

Yayasan Kesejahteraan Masjid Asuhan Dharul Ashar Salurkan Air Bersih di Pulau Kabaena

Redaksi Kendarinesia by Redaksi Kendarinesia
07.05.2026
in Berita
Screenshot

Screenshot

Bombana – Masyarakat Bajo di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), kini mulai menikmati akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Warga yang sebelumnya bergantung pada air asin kini mengaku sangat terbantu dengan hadirnya program distribusi air bersih dari Yayasan Dharul Ashar.

Program tersebut dijalankan melalui Yayasan Kesejahteraan Masjid di bawah asuhan Yayasan Dharul Ashar. Sejak digagas pada 2025, jaringan distribusi air bersih itu telah menjangkau sedikitnya 430 rumah di tiga kecamatan di Pulau Kabaena.

“Selama 13 bulan penyaluran itu kami gratiskan,” kata Pengelola Operasional Yayasan Dharul Ashar, Kaharudin di Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, pada Selasa (6/5).

BACA JUGA

DPRD Sultra Sebut Longsor PT Almharig Aman, Air Warga Tak Terdampak

27.04.2026

MBG Adukan 6 Jaksa ke Komisi Kejaksaan Buntut Korupsi Jembatan yang Seret Nama Burhanuddin

27.04.2026

Kaharudin mengatakan pemasangan instalasi pipa ke rumah warga dilakukan tanpa pungutan biaya. Program tersebut sengaja dihadirkan untuk membantu masyarakat pesisir yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

Menurutnya, manfaat program paling dirasakan oleh masyarakat Bajo yang tinggal di wilayah pesisir Kelurahan Sikeli hingga Pulau Sogori. Sebab sebelumnya warga harus bersusah payah mencari sumber air bersih untuk kebutuhan harian.

“Sebelumnya masyarakat cukup kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Salah seorang warga Bajo bernama Emang mengaku kondisi kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Ia mengatakan warga dulu kerap menggunakan air asin untuk mandi hingga mencuci karena sulit memperoleh air tawar.

“Sekarang sudah bagus, kami tidak pakai lagi air asin,” katanya.

Hal serupa disampaikan warga lainnya, Resman (33). Ia menyebut program tersebut ikut membantu masyarakat Bajo yang bermukim di Pulau Sogori karena akses air bersih kini lebih dekat dan mudah dijangkau.

“Masyarakat Bajo di Sogori sekarang lebih mudah ambil air bersih dari wilayah pesisir Sikeli,” ujarnya.

Warga Pulau Sogori diketahui mengambil air bersih menggunakan perahu dari wilayah pesisir Kelurahan Sikeli. Kehadiran program ini juga membantah tudingan Lembaga Garda Muda Anoa Sultra (GMA-Sultra) terkait pengelolaan sumber mata air di Kabaena tanpa izin badan hukum dan izin SPAM, serta memungut iuran Rp45.000-Rp90.000 per bulan dari warga.

BERITA TERKAIT

Berita

DPRD Sultra Sebut Longsor PT Almharig Aman, Air Warga Tak Terdampak

27.04.2026
Berita

MBG Adukan 6 Jaksa ke Komisi Kejaksaan Buntut Korupsi Jembatan yang Seret Nama Burhanuddin

27.04.2026
Berita

Massa Soroti 6 Jaksa Kejati Sultra Lamban Tangani Korupsi Jembatan Cirauci yang Seret Bupati Bombana

23.04.2026
Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In