• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Selasa, 16 Desember, 2025
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan
Home Berita

Warga Routa dan Pemprov Sultra Hanya Jadi Penonton, 19 Juta Ton Nikel Dikirim ke Morowali

Redaksi by Redaksi
24.10.2025
in Berita, Daerah

Konawe – Masyarakat Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, menumpahkan kekecewaan terhadap aktivitas tambang PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) yang terus mengirim material nikel ke Morowali, Sulawesi Tengah. Tahun ini saja, sekitar 19 juta ton tanah diperkirakan telah dikirim tanpa kejelasan pembangunan smelter seperti yang pernah dijanjikan perusahaan.

Warga Routa yang tergabung dalam komunitas Routa Menggugat menilai, perusahaan telah mengingkari komitmen sejak dua dekade lalu. Rafli, salah satu perwakilan warga, menyebut masyarakat telah menyerahkan ribuan hektare lahan damar dan kawasan Danau Taparran Teo dengan harapan ada dampak ekonomi dari kehadiran tambang.

“Selama 20 tahun kami percaya bahwa pengorbanan kami akan dibayar dengan kehidupan yang lebih baik. Tapi yang terjadi, tanah kami diambil jutaan ton dan dikirim keluar daerah tanpa hasil yang kami rasakan,” ujar Rafli.

BACA JUGA

Terduga pelaku yang pura-pura lupa uang usai Top Up GoPay senilai Rp700 Ribu di salah satu konter di Kendari yang kini kabur.

Pura-pura Lupa Uang, Pelaku Top Up GoPay Rp700 Ribu di Kendari Kabur Tinggalkan Ponsel

15.12.2025
DPW Sultra salurkan bantuan untuk korban banjir di tiga provinsi terdampak melalui TNI AU. Foto: Dok Ist/kendarinesia

Bantu Korban Banjir Aceh hingga Sumbar, DWP Sultra Salurkan Bantuan

14.12.2025

Wilayah Routa memang menyimpan potensi sumber daya nikel yang sangat besar. Estimasi cadangan di kawasan itu mencapai 1 miliar ton. PT SCM menguasai konsesi seluas 21.100 hektare dengan kandungan sekitar 13,8 juta ton nikel berkadar 1,22% dan 1 juta ton kobalt berkadar 0,08%. Tambang ini memproduksi bijih limonit dan saprolit yang bernilai tinggi untuk industri baterai kendaraan listrik.

“Bayangkan, potensi sebesar itu diambil dari tanah kami, tapi manfaatnya tak dirasakan masyarakat Routa maupun Pemerintah Sultra. Semua hanya lewat di depan mata,” tegas Rafli.

Ia menambahkan, hingga kini tidak ada program nyata pemberdayaan masyarakat, pelatihan kerja, atau pembinaan UMKM yang dijalankan perusahaan. Padahal, aktivitas tambang seharusnya menjadi motor pembangunan ekonomi lokal.

“Kami hanya menuntut keadilan. Kami ingin smelter dibangun di sini, agar kami tidak selamanya jadi penonton di tanah sendiri,” bebernya.

Rafli juga mengungkapkan bahwa proyek Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP), yang dulunya diproyeksikan sebagai lokasi smelter, kini terbengkalai. Semua peralatan dan material pembangunan disebut sudah dipindahkan ke Morowali.

“Semua peralatan yang dipakai membangun smelter sudah kosong, sudah dipindahkan. Malah sudah ada pipa besar yang mau dibangun menuju ke Morowali. Karyawan IKIP sudah di-PHK,” tutup Rafli.

Diketahui, warga Routa telah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan DPRD Sultra pada September 2025. Namun hingga kini, belum ada kejelasan terkait nasib pembangunan smelter dan harapan masyarakat Routa yang ingin menikmati hasil kekayaan daerahnya sendiri.

BERITA TERKAIT

Mobil yang digunakan pelaku tabrak lari lansia di Konsel. Foto: dok ist/kendarinesia
Daerah

Pelaku Tabrak Lari Lansia di Konsel Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi

12.12.2025
Pelaku pencurian yang terekam CCTV saat melakukan aksi kejahatan. Foto: dok ist/kendarinesia
Berita

2 HP Digondol Maling di Rumah Makan Kendari, Aksinya Terekam CCTV

10.12.2025
Bantuan solidaritas Pemprov Sultra untuk korban bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh diserahkan dalam rapat koordinasi di Kendari. Foto: dok.ist/kendarinesia
Berita

Pemprov Sultra Salurkan Rp 1,5 M untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumut, Sumbar, dan Aceh

10.12.2025
Next Post

Warga Desa Alenggo Turun Gunung Bahas Rencana Pembangunan 2026

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • Kesehatan

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In