• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Sabtu, 18 April, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
Home Berita

Transparan dan Inklusif, KPR Silika Bangun Kepercayaan Publik di Sosialisasi AMDAL

Redaksi by Redaksi
23.10.2025
in Berita, Daerah

Bombana –  PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika), perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan pasir silika, menggelar kegiatan Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Aula Serbaguna Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Senin (21/10).

Kegiatan ini menjadi bagian penting sebelum dimulainya operasi pertambangan sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam mewujudkan praktik tambang yang berkelanjutan dan transparan. Forum tersebut juga menjadi ruang dialog terbuka antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas rencana operasional serta langkah-langkah mitigasi dampak lingkungan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Poleang Selatan dan Poleang Utara, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sultra dan Kabupaten Bombana, pemerintah desa dan dusun lingkar tambang, aparat penegak hukum (APH), tokoh masyarakat, perwakilan pemuda, serta masyarakat sekitar wilayah operasi.

BACA JUGA

Penampakan kondisi Pantai Kartika di Konawe Selatan sejak tahun 2012 hingga 2024, sebelum dan sesudah ada aktifitas pertambangan. Foto: Istimewa/kendarinesia.

Dua Destinasi Wisata di Konawe Selatan Terancam Hilang Akibat Aktivitas Tambang

28.12.2025
Pria di Kendari tarik mimbar masjid yang sudah disumbangkan usai diduga kalah pada pemilihan RT. Foto: Dok istimewa/kendarinesia.

Viral, Pria di Kendari Tarik Mimbar Masjid Usai Diduga Kalah pada Pemilihan RT

23.12.2025

Superintendent External Relations KPR Silika, Ishak Salu Pasamba, mengatakan, keberhasilan operasi pertambangan tidak hanya diukur dari sisi produktivitas, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut memberi manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

“Melalui konsultasi publik AMDAL ini, kami ingin memastikan seluruh kegiatan perusahaan berjalan sesuai regulasi dan prinsip keberlanjutan yang melibatkan peran masyarakat setempat,” ujar Ishak.

 

PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) memulai tahapan Konsultasi Publik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk
proyek tambang pasir silika di Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (21/10). Proyek ini
diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus menerapkan prinsip pertambangan berkelanjutan. Foto: ist/kendarinesia.

 

Ia menambahkan, seluruh tahapan AMDAL disusun berdasarkan kajian ilmiah dan melibatkan tenaga ahli independen agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.

“Kami melakukan kajian menyeluruh terhadap potensi dampak kegiatan tambang — mulai dari ekosistem, sumber air, hingga sosial ekonomi masyarakat. Semua rekomendasi hasil kajian akan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan kegiatan operasional,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Poleang Utara, Arman, menyambut baik langkah KPR Silika yang telah membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sejak tahap perencanaan.

“Kehadiran perusahaan ini sudah lama dinantikan masyarakat. Kami berharap kehadiran KPR Silika bisa menjadi salah satu ujung tombak pembangunan di wilayah Poleang Selatan dan Poleang Utara,” ucapnya.

Camat Poleang Selatan, Muhammad Tamrin, S.H., juga memberikan apresiasi atas transparansi perusahaan dalam proses AMDAL dan pelibatan masyarakat.

“Sejak awal, mereka sudah menunjukkan komitmen kolaboratif dengan membantu berbagai kegiatan sosial masyarakat. Kami berharap keterbukaan ini terus dijaga, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan penyelesaian pembebasan lahan,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Kepala Desa Laea, Marwa, yang menilai komunikasi terbuka menjadi fondasi penting dalam menjaga hubungan antara perusahaan dan warga lingkar tambang.

“Keterbukaan dan komunikasi menjadi kunci utama keberhasilan konsultasi publik hari ini dan kelancaran operasi di masa depan. Saya bersama masyarakat akan terus mengawal proses

Penulis: dil/knd

 

 

 

Tags: BeritaBombanaDLHKPR SILIKAPertambanganPT KasmarSultraTambangTerkini

BERITA TERKAIT

Berita

Buka Tahun 2026, KPR Silika Jalankan Program PPM Infrastruktur dan Sistem Air Bersih di Bombana

10.04.2026
Berita

Heboh Siswa SMP di Kolaka Nekat Terobos Arus Sungai untuk ke Sekolah

04.04.2026
Screenshot
Berita

Geger Ular Kobra Masuk ke Rumah Warga di Kendari, Damkar Bantu Evakuasi

03.04.2026
Next Post

Bupati Konut Pimpin Panen Raya Padi 135 Hektar di Matanggonawe, Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In