• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Kamis, 15 Januari, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
Home Berita

Berawal Ejekan ‘Kaki Pekaru’ di MTQ, Begini Kronologi 8 Remaja Putri Baku Hantam

Redaksi Kendarinesia by Redaksi Kendarinesia
13.01.2026
in Berita, Hukum, Kendari
Remaja di Kendari yang baku hantam bermula dari saling ejek. Foto: Ilustrasi grafis kendarinesia

Remaja di Kendari yang baku hantam bermula dari saling ejek. Foto: Ilustrasi grafis kendarinesia

Kendari – Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan delapan remaja perempuan yang terlibat aksi perkelahian di Jalan Baru, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Senin (12/1) dini hari.

Aksi baku hantam ini dipicu oleh masalah sepele, yakni saling ejek, yang kemudian berujung pada aksi saling tantang di jalanan. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, berikut adalah kronologi lengkap peristiwa tersebut:

Bermula dari Ejekan di Kawasan MTQ
Konflik bermula saat kedelapan remaja berinisial AZ, MU, SA, PN, CA, NA, IN, dan AY ini bertemu di kawasan pelataran MTQ Kendari. Di lokasi tersebut, salah satu remaja melontarkan ejekan kepada remaja lainnya dengan menyebut kakinya “pekaru” atau kurapan.

BACA JUGA

Pelaku terduga pelaku sedang mabuk (tengah) menghajar pasutri penjual kopi di Konawe. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Bermula Tegur Pria Mabuk, Pasutri Penjual Kopi di Konawe Jadi Korban Pengeroyokan

14.01.2026
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Tepis Isu Kriminalisasi Aktivis, Polres Konsel Sebut Proses Hukum Berdasar Laporan PT IFISHDECO

13.01.2026

“Awalnya itu ketemu di MTQ, salah satu perempuan mengejek yang lainnya dengan perkataan yang menyinggung, katanya kakinya pekaru,” jelas Dantim Perintis Presisi, Bripka Boy Sagita.

Tersinggung dan Janjian Bertemu
Tak terima dengan ejekan fisik tersebut, pihak yang tersinggung merasa sakit hati hingga situasi memanas. Mereka kemudian bersepakat untuk bertemu kembali di lokasi lain guna menyelesaikan perselisihan tersebut melalui duel fisik.

Bentrokan Pertama Sempat Bubar
Sebelum diamankan polisi, kelompok remaja ini sebenarnya sempat bertemu di suatu lokasi dan terlibat aksi saling hantam. Namun, keributan tersebut sempat terhenti dan mereka sempat membubarkan diri.

Baku Hantam Susulan di Jalan Baru
Ternyata perselisihan belum usai. Mereka kembali bertemu untuk kedua kalinya di Jalan Baru, Kelurahan Lalolara sekitar pukul 02.30 Wita. Di lokasi inilah aksi baku hantam kembali pecah dan memicu perhatian warga sekitar.

Penangkapan oleh Tim Perintis Presisi
Menerima laporan adanya keributan, Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra langsung bergerak cepat ke lokasi. Polisi berhasil mencegah keributan semakin meluas dan mengamankan kedelapan remaja tersebut tanpa perlawanan.

Pembinaan di Polsek Poasia
Guna memberikan efek jera, para remaja tersebut langsung dibawa ke Polsek Poasia. Selain dilakukan pendataan, polisi juga memanggil orang tua masing-masing remaja untuk mendampingi proses pembinaan.

“Kita amankan di Polsek Poasia dan kita panggil orang tuanya untuk diberikan pembinaan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkas Bripka Boy. (dil/knd)

BERITA TERKAIT

Pelaku terduga pelaku sedang mabuk (tengah) menghajar pasutri penjual kopi di Konawe. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Berita

Bermula Tegur Pria Mabuk, Pasutri Penjual Kopi di Konawe Jadi Korban Pengeroyokan

14.01.2026
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Berita

Tepis Isu Kriminalisasi Aktivis, Polres Konsel Sebut Proses Hukum Berdasar Laporan PT IFISHDECO

13.01.2026
Ilustrasai penembakan warga oleh Anggota Brimob di Tambang Bombana. Foto: Grafis AI/kendarinesia
Berita

Kronologi Penembakan di Tambang Ilegal Bombana: Berawal dari Cekcok

09.01.2026
Next Post
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Tepis Isu Kriminalisasi Aktivis, Polres Konsel Sebut Proses Hukum Berdasar Laporan PT IFISHDECO

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In