Konawe Selatan – Nasib nahas menimpa seorang bocah bernama Muhammad Rafli Hamzah (13) di Desa Awonia, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban dilaporkan hilang diterkam buaya saat sedang mencuci pakaian di sungai bersama adiknya, Senin (5/1).
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Tim SAR, kepolisian, dan masyarakat setempat masih terus melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran sungai.
Kapolsek Kolono, Ipda Alimudin Latif, menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Kejadian bermula saat sang nenek meminta korban dan adiknya untuk mencuci pakaian mereka di sumur yang terletak di belakang rumah.
Namun, tanpa sepengetahuan sang nenek, keduanya justru memilih untuk pergi mencuci pakaian ke sungai yang berada tak jauh dari rumah mereka.
“Saat sedang mencuci, korban langsung diterkam buaya,” ungkap Ipda Alimudin Latif, Senin (5/1).
Adik korban yang menyaksikan langsung kejadian mengerikan tersebut spontan berteriak meminta pertolongan saat melihat kakaknya diseret buaya ke dalam air. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu segera berkumpul di lokasi dan mencoba melakukan pencarian awal dengan alat seadanya.
Pihak keluarga dan warga kemudian melaporkan insiden ini ke otoritas terkait untuk meminta bantuan evakuasi profesional.
Meskipun upaya pencarian telah dilakukan sejak siang hari oleh masyarakat dan Tim SAR Gabungan, keberadaan Muhammad Rafli Hamzah belum juga ditemukan hingga Senin sore.
“Sampai sekarang masih dalam proses pencarian,” pungkas Alimudin.
Kondisi sungai di wilayah tersebut memang dikenal merupakan habitat buaya, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di pinggir sungai, terutama bagi anak-anak. (dil/knd)







