• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Jumat, 2 Januari, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • BelanjaPintar
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • BelanjaPintar
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • BelanjaPintar
Home Berita

Dua Destinasi Wisata di Konawe Selatan Terancam Hilang Akibat Aktivitas Tambang

Redaksi by Redaksi
28.12.2025
in Berita, Daerah, Kendari, News
Penampakan kondisi Pantai Kartika di Konawe Selatan sejak tahun 2012 hingga 2024, sebelum dan sesudah ada aktifitas pertambangan. Foto: Istimewa/kendarinesia.

Penampakan kondisi Pantai Kartika di Konawe Selatan sejak tahun 2012 hingga 2024, sebelum dan sesudah ada aktifitas pertambangan. Foto: Istimewa/kendarinesia.

Konawe Selatan – Dua destinasi wisata bahari di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, terancam hilang dari daftar kunjungan wisata akibat aktivitas pertambangan di sekitarnya. Dua destinasi tersebut adalah Pantai Senja dan Tanjung Kartika yang berada di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara.

Pantai berpasir putih dan bentang alam yang masih alami selama ini menjadi daya tarik utama Pantai Senja dan Tanjung Kartika. Lokasinya yang jauh dari permukiman warga membuat kawasan ini dikenal sebagai destinasi dengan suasana tenang dan eksklusif, sekaligus menjadi magnet bagi wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, aktivitas pertambangan batu gamping yang semakin masif di sekitar kawasan tersebut dinilai mengancam keberlanjutan dua destinasi wisata tersebut. Dampak lingkungan yang ditimbulkan disebut berpotensi menghapus Pantai Senja dan Tanjung Kartika dari peta kunjungan wisata di Konawe Selatan.

BACA JUGA

Pria di Kendari tarik mimbar masjid yang sudah disumbangkan usai diduga kalah pada pemilihan RT. Foto: Dok istimewa/kendarinesia.

Viral, Pria di Kendari Tarik Mimbar Masjid Usai Diduga Kalah pada Pemilihan RT

23.12.2025
Aparat kepolisian saat melakukan evakuasi terghadap korban WK di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Jalan Lingkar Bungi–Sorawolio, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau. Foto: Dok istimewa/kendarinesia.

Kasus 2 Oknum TNI Bunuh Wanita Muda di Baubau, Korban Ternyata Pacar Pelaku

23.12.2025

Praktisi pariwisata Sulawesi Tenggara, Ahmad Nizar, menilai kondisi ini hanya tinggal menunggu waktu. Menurutnya, kawasan Moramo dan Moramo Utara memang dikenal sebagai wilayah primadona tambang batu gamping, namun ia tidak menyangka aktivitas tambang telah merambah hingga kawasan wisata.

“Kalau melihat kondisi lingkungan saat ini, saya yakin Pantai Senja dan Tanjung Kartika tidak akan lagi masuk dalam daftar kunjungan wisata. Dampaknya sudah sangat nyata,” kata Nizar.

Ia menambahkan, ancaman serupa berpotensi terjadi di wilayah lain di Sulawesi Tenggara. Nizar menyebut, kerusakan destinasi wisata akibat pertambangan adalah “bom waktu” yang dapat meledak kapan saja jika tidak ada kebijakan tegas terkait peruntukan kawasan.

Menurut Nizar, kondisi ini sangat disayangkan di tengah upaya berbagai pihak—mulai dari pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, hingga media—yang selama ini berjuang membangun citra dan pengembangan pariwisata Sulawesi Tenggara hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Prestasi pariwisata yang sudah dibangun bisa runtuh jika kebijakan izin kawasan tidak dikaji secara serius,” ujarnya.

Berdasarkan data dari sejumlah lembaga dan komunitas lingkungan bahari, sejak 2022 telah dilakukan rehabilitasi terumbu karang di perairan Desa Wawatu untuk menjaga ekosistem laut di sekitar kawasan wisata. Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu menahan dampak masif aktivitas pertambangan batu gamping yang terus berlangsung.

Tags: BeritaKendariKendarinesiaKonselSultraTambang

BERITA TERKAIT

Pedagang kembang api di kendari eluhkan penjualan yang menurun. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Daerah

Empati untuk Korban Bencana Aceh-Sumatera, Polres Konsel Larang Pesta Kembang Api

31.12.2025
Pelantikan Rektor Unsultra yang sempat diwarnai kericuhan. Foto: Dok istimewa/kendarinesia
Kendari

Pelantikan Rektor Unsultra Ricuh, Pintu Masuk Dikunci dan Mahasiswa Diusir

31.12.2025
Pedagang kembang api di kendari eluhkan penjualan yang menurun. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Kendari

Pedagang Kembang Api di Kendari Mengeluh: Tahun Baru 2025 Sepi, Omzet Anjlok

31.12.2025
Next Post
Dishub Kendari melakukan sidak terhadap truk-truk bertonase besar yang kerap parkir di bahu jalan sehingga mengganggu pengendara lain dan berpotensi merusak jalan. Foto: Dok istimewa/kendarinesia.

Dishub Kendari Tegur Puluhan Truk Ekspedisi yang Parkir di Bahu Jalan

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Hukum
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Olahraga
  • BelanjaPintar

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In