Bombana – Kehadiran PT Sultra Industrial Park (SIP) di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, membawa dampak positif yang langsung dirasakan oleh warga. Meskipun masih dalam tahap pengurusan dokumen perizinan kawasan industri dan belum resmi beroperasi, perusahaan tersebut telah menunjukkan komitmennya dengan membangun berbagai infrastruktur dasar, mulai dari jalan, jembatan, drainase, hingga saluran irigasi.
Pembenahan infrastruktur ini salah satunya terpusat di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara. PT SIP mengubah akses jalan sepanjang hampir 11 kilometer yang menghubungkan Desa Tembe dan Desa Wumbubangka. Jalan yang sebelumnya sempit, berbatu, dan rusak parah hingga tertutup rumput liar, kini telah diperlebar menjadi 7 hingga 8 meter dengan permukaan yang mulus. Dampaknya, waktu tempuh yang sebelumnya memakan waktu 30 menit kini dapat dilalui hanya dalam waktu kurang dari 10 menit.
Kepala Desa Wumbubangka, Karman, menyatakan bahwa perbaikan jalan dan jembatan ini merupakan respons cepat perusahaan atas permohonan masyarakat setempat. Jembatan yang nyaris roboh juga direhabilitasi menggunakan buis beton sehingga kembali kokoh. Ia bersyukur karena infrastruktur yang menjadi keluhan warga selama bertahun-tahun dapat teratasi hanya dalam waktu sekitar tiga bulan sejak PT SIP hadir di Bombana.
Selain akses transportasi, PT SIP juga menaruh perhatian besar pada keberlangsungan sektor pertanian warga. Ketua Kelompok Tani BP Sejahtera, Sudirman, mengungkapkan bahwa kendala utama petani sawah di Wumbubangka selama ini adalah terputusnya aliran air sungai akibat sisa aktivitas pertambangan emas belasan tahun silam. Menanggapi keluhan tersebut, manajemen PT SIP langsung merehabilitasi daerah aliran sungai yang tertimbun material galian tambang. Perusahaan bahkan membangun waduk sementara dan memperbaiki drainase untuk mendistribusikan air ke kawasan persawahan guna mengantisipasi ancaman kekeringan di musim kemarau.
Camat Rarowatu Utara, Hajar Aswad, turut merasakan manfaat dari kehadiran perusahaan tersebut. Menurutnya, kepedulian PT SIP juga terlihat pada pembukaan akses jalan sepanjang lima kilometer dari Satuan Permukiman (SP) 2 menuju SP 9. Jalur yang dulunya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua tersebut kini sudah lebar, mulus, dan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
Untuk mempercepat seluruh pekerjaan perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum tersebut, PT SIP diketahui mengerahkan delapan unit alat berat berupa ekskavator dan buldoser, 10 unit truk, serta dua unit rumah pompa darurat yang disebar di berbagai titik di Desa Wumbubangka dan sekitarnya.
Writter: red






