Kendari – Kasus pembunuhan menggemparkan warga Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Seorang pria berinisial SM tewas usai ditikam oleh sepupunya sendiri, Edi Kolling, di Zoom KTV Cafe Billiard, pada Senin (2/2) malam.
Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan peristiwa berdarah tersebut. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung menyerahkan diri ke pihak berwajib.
“Iya pelaku menikam korban, pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek Abeli,” ujar Malau, Selasa (3/2).
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 20.45 WITA. Pelaku datang ke lokasi kejadian dengan membawa sebilah badik di pinggangnya. Melihat korban sedang duduk, pelaku langsung mengejar dan menikamnya. Meski terluka, korban sempat melawan dengan mendorong pelaku hingga terjatuh, lalu berlari masuk ke dalam area biliar untuk menyelamatkan diri.
Namun, pelaku yang gelap mata terus mengejar hingga ke dalam gedung. Dalam kondisi terdesak, korban sempat mengambil stik biliar dan memukulkannya ke arah pelaku sebagai upaya pembelaan diri. Sayangnya, pukulan tersebut berhasil ditangkis pelaku hingga stik patah.
Di luar gedung, aksi pelaku akhirnya terhenti setelah dicegat oleh kakak kandungnya sendiri, JR. Sang kakak mengingatkan perbuatan nekat adiknya itu. Atas saran kakaknya, pelaku kemudian pulang dan menyerahkan diri ke Polsek Abeli beserta barang bukti badik yang digunakan.
Sementara itu, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Abeli dan dirujuk ke RS Bahteramas. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong akibat luka tikam yang parah. Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik aksi penikaman sesama saudara sepupu tersebut.
(dil/knd)







