• Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Kamis, 15 Januari, 2026
  • Login
KendariNesia.Com
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
No Result
View All Result
KendariNesia.Com
No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga
Home Berita Hukum

Polisi Selidiki Dugaan Pungli di SMKN 4 Kendari, Uang Rp 36,2 Juta Disita

Redaksi Kendarinesia by Redaksi Kendarinesia
07.01.2026
in Hukum, Kendari
Kepala SMKN 4 Kendari saat menandatangani berita acara penyerahan uang barang bukti kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Kendari. Polisi tengah mendalami dugaan pungli iuran partisipasi orang tua siswa yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Kepala SMKN 4 Kendari saat menandatangani berita acara penyerahan uang barang bukti kepada penyidik Sat Reskrim Polresta Kendari. Polisi tengah mendalami dugaan pungli iuran partisipasi orang tua siswa yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Kendari – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kendari tengah mendalami dugaan praktik pungutan liar (pungli) di SMKN 4 Kendari, Sulawesi Tenggara. Dalam proses penyelidikan tersebut, polisi mengamankan uang tunai puluhan juta rupiah sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi sekolah tersebut pada Selasa (6/1) setelah menerima laporan masyarakat terkait adanya pungutan yang mencurigakan.

Dalam penggeledahan awal, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 36,2 juta. Uang tersebut diserahkan langsung oleh bendahara sekolah dengan disaksikan oleh kepala sekolah untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA

Pelaku terduga pelaku sedang mabuk (tengah) menghajar pasutri penjual kopi di Konawe. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Bermula Tegur Pria Mabuk, Pasutri Penjual Kopi di Konawe Jadi Korban Pengeroyokan

14.01.2026
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Tepis Isu Kriminalisasi Aktivis, Polres Konsel Sebut Proses Hukum Berdasar Laporan PT IFISHDECO

13.01.2026

“Kami interogasi bendahara dan kepala sekolah, kami dapati uang itu dan langsung kami amankan. Kami juga mengamankan sejumlah dokumen berkaitan dengan dugaan pungli tersebut,” ujar Welliwanto, pada Rabu (7/1).

Ia menegaskan bahwa seluruh barang bukti yang telah dibuatkan tanda terima resmi ini akan digunakan untuk mendalami ada tidaknya unsur pidana dalam praktik pengumpulan dana di sekolah tersebut.

Kasus ini mencuat setelah SMKN 4 Kendari diketahui mengumpulkan dana dari siswa dengan dalih iuran partisipasi orang tua sebesar Rp 45 ribu per bulan atau Rp 270 ribu per semester. Dana tersebut awalnya diklaim untuk membayar gaji 12 guru honorer di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 4 Kendari, Herman, menjelaskan bahwa dana tersebut dikembalikan karena 12 guru honorer tersebut telah diangkat menjadi PPPK dan menerima gaji dari pemerintah. “Karena sudah menerima gaji rapel dari pemerintah, uang partisipasi orang tua dari Juni sampai Desember kami kembalikan sepenuhnya untuk menghindari double pembayaran,” jelas Herman.

Total dana yang harus dikembalikan pihak sekolah disebut mencapai sekitar Rp 200 juta.

Menanggapi hal ini, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra, Husrin, menyebutkan bahwa proses pengembalian uang kepada orang tua siswa tengah berjalan secara bertahap. Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi seluruh satuan pendidikan di Sulawesi Tenggara agar tidak melakukan pungutan di luar ketentuan.

Meski demikian, pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan guna memastikan apakah mekanisme pemungutan dana tersebut sejak awal memiliki dasar hukum yang sah atau terindikasi sebagai tindak pidana pungli. (dil/knd)

BERITA TERKAIT

Pelaku terduga pelaku sedang mabuk (tengah) menghajar pasutri penjual kopi di Konawe. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Berita

Bermula Tegur Pria Mabuk, Pasutri Penjual Kopi di Konawe Jadi Korban Pengeroyokan

14.01.2026
Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan, AKP La Ode Muhammad Jefri Hamzah, Foto: Dok Istimewa/kendarinesia
Berita

Tepis Isu Kriminalisasi Aktivis, Polres Konsel Sebut Proses Hukum Berdasar Laporan PT IFISHDECO

13.01.2026
Remaja di Kendari yang baku hantam bermula dari saling ejek. Foto: Ilustrasi grafis kendarinesia
Berita

Berawal Ejekan ‘Kaki Pekaru’ di MTQ, Begini Kronologi 8 Remaja Putri Baku Hantam

13.01.2026
Next Post
Mobil Pikap yang terlibat laka maut di Morosi, Konawe. Foto: Dok Istimewa/kendarinesia

Laka Maut di Morosi: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Pikap di Jalur Kendari-Konut

Leave Comment
  • Home
  • About
  • Manajemen & Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Hubungi Kami
Email: kendarinesia@gmail.com

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Terkini
  • Kendari
  • Daerah
  • Politik
  • Hukum
  • BelanjaPintar
  • Olahraga

Copyright © 2025 KendariNesia.Com All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In